makna-lagu-love-goes-sam-smith

Makna Lagu Love Goes – Sam Smith

Makna Lagu Love Goes – Sam Smith. Lagu Love Goes, yang menjadi title track dari album ketiga Sam Smith pada 2020, merupakan salah satu karya paling dewasa dan reflektif dalam diskografinya. Awalnya berjudul To Die For, album ini diubah judulnya karena konteks pandemi, dan lagu ini mencerminkan perubahan tersebut dengan sempurna. Makna utamanya berpusat pada ketahanan cinta meski menghadapi kegagalan berulang, penerimaan bahwa hubungan tak selalu abadi, serta keberanian untuk tetap mencinta meski tahu bisa terluka lagi. Saat ini, lagu ini masih sering dibahas karena pesannya yang bijak tentang siklus cinta dan penyembuhan diri di tengah kekecewaan. BERITA TERKINI

Penerimaan Kegagalan Hubungan: Makna Lagu Love Goes – Sam Smith

Makna Love Goes dimulai dari pengakuan jujur bahwa tidak semua hubungan bertahan selamanya. Lirik seperti “I’ve been trying to forget you, but you keep coming back” menggambarkan perjuangan melupakan seseorang yang sudah pergi, tapi kenangan terus muncul. Narator sadar bahwa “love goes, love comes, love dies” sebagai bagian alami dari hidup—cinta bisa hilang, datang lagi, atau mati secara perlahan. Ini bukan pesimisme, melainkan penerimaan dewasa bahwa kegagalan bukan akhir dunia. Frasa “I thought I was over you, but I’m not” menunjukkan proses healing yang tak linear, di mana rasa sakit bisa kembali kapan saja. Lagu ini seperti surat kepada diri sendiri: terima bahwa beberapa orang hanya sementara, tapi itu tak menghentikan kemampuan untuk mencinta lagi.

Ketahanan dan Keberanian Mencinta Lagi: Makna Lagu Love Goes – Sam Smith

Di balik nada melankolis, lagu ini penuh ketahanan. Chorus “Love goes on and on and on” menjadi afirmasi bahwa meski satu cinta berakhir, esensi cinta itu sendiri tak pernah benar-benar hilang—ia terus berlanjut dalam bentuk baru. Narator bilang “I’ll keep holding on” meski tahu risiko terluka lagi, menunjukkan keberanian untuk tetap terbuka. Ini mencerminkan perjalanan pribadi setelah serangkaian heartbreak: belajar bahwa mencinta berarti menerima kemungkinan kehilangan, tapi tetap memilih melakukannya. Lirik “Even when it’s gone, love goes” menyiratkan bahwa jejak cinta tetap ada di dalam diri, membentuk kita menjadi lebih kuat dan bijak untuk hubungan berikutnya. Makna ini menawarkan harapan bahwa kegagalan bukan penghalang, melainkan bagian dari proses menuju cinta yang lebih matang.

Proses Penyembuhan dan Refleksi Diri

Lagu ini juga menyoroti pentingnya refleksi diri pasca-perpisahan. Narator bertanya “How do I let go when I don’t wanna?” sebagai pengakuan atas kesulitan melepaskan, tapi akhirnya memilih “love goes” sebagai mantra penerimaan. Aransemen dengan piano lembut dan string yang membangun crescendo memperkuat nuansa katarsis—seolah narator sedang melepaskan beban lama untuk ruang baru. Ini bukan lagu tentang putus asa, melainkan tentang pertumbuhan: mengakui rasa sakit, tapi tetap percaya bahwa cinta akan datang lagi dalam bentuk yang lebih baik. Pesan ini relevan di era di mana banyak orang menghadapi siklus hubungan singkat, mengingatkan bahwa penyembuhan dimulai dari penerimaan bahwa beberapa cinta memang harus pergi agar yang baru bisa masuk.

Kesimpulan

Makna lagu Love Goes dari Sam Smith adalah tentang penerimaan bahwa cinta tak selalu abadi, tapi esensinya terus berlanjut meski hubungan berakhir. Liriknya menggambarkan proses healing yang tak mudah, dari perjuangan melupakan hingga keberanian membuka hati lagi, dengan ketahanan sebagai tema utama. Pesan ini membuat lagu tetap menyentuh karena mengajarkan bahwa kegagalan cinta bukan akhir, melainkan bagian dari perjalanan menuju versi diri yang lebih kuat. Pada akhirnya, Love Goes mengingatkan bahwa meski satu cinta pergi, kemampuan untuk mencinta tetap ada—dan itu yang membuat hidup terus bergerak maju, on and on and on.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *