Review Makna lagu Running Up That Hill: Berlari ke Bukit

Review Makna lagu Running Up That Hill: Berlari ke Bukit

Review Makna lagu Running Up That Hill: Berlari ke Bukit. Pada Februari 2026, lagu “Running Up That Hill” milik Kate Bush sekali lagi mendominasi percakapan musik global, menyusul rilis lengkap musim kelima Stranger Things pada akhir 2025. Lagu ini, yang pertama kali dirilis pada Agustus 1985 sebagai single dari album Hounds of Love, kembali melonjak di chart setelah digunakan dalam beberapa episode musim terakhir serial Netflix tersebut. Menurut data streaming, lagu ini telah melampaui 1,5 miliar putaran di Spotify pada Januari 2026, dan mencapai posisi 14 di chart single Inggris. Resurgence ini juga didukung oleh rilis kompilasi baru Bush, The Best Of The Other Sides, pada akhir 2025, yang mencakup versi 12-inch mix dari lagu ikonik ini. Review makna lagu ini menyoroti “berlari ke bukit” sebagai metafor perjuangan empati dan pertukaran perspektif, tetap relevan di era di mana isu gender dan hubungan emosional semakin dibahas terbuka. Dengan synth-pop yang ethereal dan vokal haunting Bush, lagu ini bukan hanya nostalgia, tapi cerminan abadi tentang keinginan memahami orang lain di tengah konflik pribadi. BERITA TERKINI

Latar Belakang dan Penciptaan Lagu: Review Makna lagu Running Up That Hill: Berlari ke Bukit

Kate Bush, musisi Inggris lahir 1958, dikenal sebagai pionir art-pop dengan pengaruh dari sastra, tari, dan mitologi. Album Hounds of Love, dirilis September 1985, menjadi titik puncak kariernya setelah eksperimen di album sebelumnya seperti The Dreaming (1982). “Running Up That Hill” awalnya berjudul “A Deal with God”, tapi diubah karena kekhawatiran sensor agama di AS. Lagu ini diproduksi oleh Bush sendiri di studio rumahannya di Kent, menggunakan Fairlight CMI synthesizer untuk menciptakan soundscape yang inovatif, dengan kontribusi dari musisi seperti Alan Murphy (gitar) dan Del Palmer (bass).
Proses penciptaan dimulai sekitar 1983, ketika Bush terinspirasi dari balada rakyat tentang pertukaran jiwa. Ia merekam demo di piano, kemudian mengembangkannya menjadi track penuh dengan drum machine dan layer vokal. Lagu ini dirilis sebagai single utama, mencapai nomor 3 di chart Inggris dan nomor 30 di Billboard Hot 100. Video musiknya, disutradarai oleh Julien Temple, menampilkan Bush dan penari Michael Hervieu dalam koreografi yang menggambarkan tarik-menarik emosional. Di 2022, penggunaannya di Stranger Things season 4 membawa lagu ini ke nomor 1 di delapan negara, termasuk Inggris, dan nomor 3 di AS—prestasi pertama Bush di chart AS. Di 2026, dengan musim 5 Stranger Things yang rilis November 2025 (bagian pertama) dan Januari 2026 (finale), lagu ini kembali naik, didukung oleh pernyataan Bush pada Oktober 2024 bahwa ia siap mengerjakan album baru setelah hiatus panjang. Ini menandai evolusi Bush dari artis 80-an menjadi ikon lintas generasi, terbukti dari induksinya ke Rock and Roll Hall of Fame pada 2023.

Analisis Lirik dan Makna Mendalam: Review Makna lagu Running Up That Hill: Berlari ke Bukit

Makna inti “Running Up That Hill” adalah keinginan bertukar tempat untuk mencapai pemahaman mutual. Lirik pembuka, “It doesn’t hurt me / Do you want to feel how it feels? / Do you want to know, know that it doesn’t hurt me?”, langsung menyentuh tema empati. Chorus ikonik: “If I only could, I’d make a deal with God / And I’d get him to swap our places / Be running up that road / Be running up that hill” — menggambarkan “berlari ke bukit” sebagai perjuangan berat, simbol hambatan emosional dalam hubungan.
Secara mendalam, lagu ini alegori tentang dinamika gender. Bush terinspirasi dari gagasan bahwa pria dan wanita sering salah paham satu sama lain; pertukaran dengan Tuhan melambangkan upaya ekstrem untuk bridging gap itu. Elemen spiritual “deal with God” menambahkan lapisan mistis, mencerminkan pengaruh Bush dari okultisme dan sastra seperti Emily Brontë. Musikalitasnya mendukung—dengan drum tribal, synth swelling, dan vokal Bush yang berlapis—menciptakan rasa urgensi dan catharsis. Di bridge, “C’mon, baby, c’mon darling / Let me steal this moment from you now”, ia tekankan kerentanan, mengajak kolaborasi emosional. Di konteks 2026, makna ini semakin resonan dengan diskusi kesehatan mental pasca-pandemi dan isu kesetaraan gender. Resurgence dari Stranger Things menambahkan interpretasi baru: “bukit” sebagai metafor melawan kegelapan internal, seperti karakter Max yang menggunakan lagu untuk melawan Vecna. Banyak pendengar Gen Z melihatnya sebagai himne resiliensi, di mana “running up that hill” berarti menghadapi trauma dengan empati diri.

Dampak Budaya dan Penerimaan Saat Ini

Sejak rilis, “Running Up That Hill” telah membentuk budaya pop dengan cara mendalam. Di 1985, lagu ini membantu Hounds of Love jadi album terlaris Bush, terjual jutaan kopi. Cover versi dari Placebo (2003), Within Temptation (2016), dan Meg Myers (2022) memperluas jangkauannya ke genre rock dan metal. Remix untuk Olimpiade London 2012 mencapai nomor 6 di Inggris. Di 2022, Stranger Things membawa lagu ini ke miliaran stream, membuat Bush artis tertua yang nomor 1 di Spotify Global, dan menghasilkan $2,3 juta dari streaming saja.
Dampaknya global: di Indonesia, lagu ini populer di playlist retro dan sering diputar di event musik alternatif, resonan dengan tema perjuangan pribadi. Kontroversi muncul saat judul diubah di AS, tapi Bush pertahankan integritas artistiknya. Di 2025, Bush kolaborasi dengan 52 artis visual Inggris untuk lelang berbasis lirik lagu ini, mengumpulkan dana untuk War Child—membantu anak-anak korban perang di Gaza dan Ukraina. Penerimaan saat ini tetap antusias; resurgence 2025-2026 membawa lagu ke nomor 1 di Top TV Songs Chart Billboard Desember 2025, dengan 14,2 juta stream AS. Kritikus seperti Rolling Stone sebut lagu ini “timeless”, sementara Bush rilis film animasi pendek Little Shrew pada akhir 2025, menunjukkan kreativitasnya yang berkelanjutan. Di tengah tren musik AI, lagu ini mengingatkan pada kekuatan autentisitas manusia, terus menginspirasi diskusi tentang empati di media sosial seperti TikTok, di mana challenge “running up that hill” jadi viral lagi.

Kesimpulan

“Running Up That Hill” tetap menjadi karya masterpiece yang mengeksplorasi makna “berlari ke bukit” sebagai simbol perjuangan empati dan pemahaman. Dari rilis 1985 hingga resurgence 2026 berkat Stranger Things musim akhir dan inisiatif War Child, lagu ini terus evolusi, mencerminkan ketahanan Bush sebagai artis visioner. Di dunia yang penuh konflik emosional, pesan Bush tentang pertukaran perspektif tetap powerful, membuktikan musik bisa jadi jembatan antar jiwa. Dengan dampak budayanya yang abadi dan rencana album baru, lagu ini bukan sekadar hit lama, tapi undangan abadi untuk naik bukit bersama.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *